ALAT
PENDIDIKAN
(Jenis
dan Kedudukan Alat Pendidikan)
Faizhal Dawam Rifqi Maulana
Institut Agama Islam Negeri Madura
E-mail : faizhaldrm119@gmail.com
Abstrak
Dalam
terjadinya proses pendidikan, tidak terlepas dari yang namanya faktor yang mempengaruhi tercapainya
suatu pendidikan. salah satu dari faktor tersebut yaitu Alat pendidikan, dimana
dalam faktor ini menurut berbagai pendapat tokoh terkemuka bahwa alat
pendidikan pada umunya sarana untuk mencapai tujuan pendidikan. Alat pendidikan bergerak dalam berbagai sisi, sehingga
terdapat jenis-jenis alat pendidikan, dengan pentingnya alat pendidikan ini sehingga
mempunyai kedudukan dalam proses pendidikan.
Kata Kunci : Jenis, Kedudukan
Pendahuluan
Alat
memiliki kedudukan yang sangat penting dalam pelaksanaan pendidikan dan
pencapaian tujuan pendidikan. Oleh sebab itu, pemerintah dan tenaga pendidik
hendaknya tidak meremehkan masalah alat. Kelengkapan dari alat-alat pendidikan
mempunyai pengaruh yang sangat besar pada berhasilnya pendidikan dan pengajaran.
Alat pelajaran yang lengkap akan membuka kesempatan bagi peserta didik untuk
pembentukan formal, pengetahuan, sikap belajar dan pola berfikir siswa didik
kearah yang lebih baik.
Pemilihan alat
pendidikan hendaknya dapat dipergunakan langsung oleh peserta didik dalam
penyampaian materi dan lebih banyak melibatkan indra mereka.
Penbahasan
Alat pendidikan berperan penting
dalam proses belajar mengajar untuk mewujudkan tujuan pendidikan yang
sesuai dengan harapan. Peran alat pendidikan perlu dikembangkan secara optimal agar menunjang kelancaran proses pendidikan.
Terdapat bermacam macam pendapat mengenai pengertian alat pendidikan
sebagai sarana untuk mencapai tujuan.
Muharam A.
menyatakan bahwa alat pendidikan adalah segala sesuatu yang digunakan untuk kegiatan pendidikan, baik berbentuk material maupun
non material. Indrakusumah menyatakan bahwa alat pendidikan
berupa perbuatan-perbuatan atau tindakan-tindakan yang secara konkrit dan tegas
dilaksanakan, guna menjaga agar proses pendidikan bisa berjalan
dengan lancar dan berhasil.
Ahmadi
menyatakan bahwa alat pendidikan adalah hal yang tidak saja memuat kondisi-kondisi
yang memungkinkan terlaksananya pekerjaan mendidik, tetapi alat pendidikan itu
telah mewujudkan diri sebagai perbuatan atau situasi, dengan perbuatan
dan situasi yang dicita-citakan dengan tegas, dapat menapai tujuan pendidikan.[1]
Jadi Secara umum, alat pendidikan
adalah segala sesuatu yang digunakan untuk mencapai tujuan pendidikan.
Jenis Alat Pendidikan
Ditinjau dari bentuknya alat pendidikan dibagi
menjadi 2 macam, yaitu
1. Berbentuk benda (material), misalnya papan tulis, bangku, meja, alat tulis dan sebagainya.
2. Berbentuk Non Benda (Non Material), Misalnya pemberitahuan, teguran, peringatan, ganjaran, dan sebagainya.
Sedangkan
dilihat dari pelaksanaannya, alat pendidikan di bagi menjadi 2 macam, yaitu alat pendidikan langsung, dan alat pendidikan tidak langsung.[2]
Abdurrahman al-Nahlawi membagi alat-alat pendidiakn menjadi dua macam yaitu :
a. Alat-alat Material
Alat-alat tidak kongkret seperti isi pendidikan, bahan pelajaran dan metode pendidikan.
b. Alat-alat Maknawi
Suwarno
membedakan alat-alat pendidikan dari beberapa segi berikut :
- Alat pendidikan positif dan negatif : positif, jika ditunjukkan agar anak mengerjakan sesuatu yang baik, misalnya : contoh yang baik pembiasaan, perintah, pujian, dan ganjaran. Negatif, jika tujuannya menjaga supaya anak didik jangan mengerjakan sesuatu yang jelek, misalnya : larangan, celaan, peringatan, ancaman, hukuman.
- Alat pendidikan preventif dan korektif ; preventif jika maksudnya mencegah anak sebelum anak berbuat sesuatu yang tidak baik. Misalnya, pembiasaan, perintah, pujian, ganjaran. Korektif jika maksudnya memperbaiki karena anak telah melanggar ketertiban atau berbuat sesuatu yang buruk. Misalnya. Celaan, ancaman, hukuman.
- Alat pendidikan yang menyenangkan dan yang tidak menyenangkan. Menyenangkan yaitu menimbulkan rasa senang pada anak-anak. Misalnya pengajaran dan pujian. Tidak menyenangkan yaitu yang menimbulkan perasaan tidak senang pada anak-anak. Misalnya, hukuman dan celaan.
Alat-alat pendidikan yang sangat penting ialah
a.
Pembiasaan dan
pengawasan
b. Perintah dan larangan
c. Ganjaran dan hukuman.
Pembiasaan
Pembiasaan
adalah salah satu alat pendidikan yang penting sekali, terutama bagi anak-anak
yang masih kecil. Anak-anak kecil belum menginsyafi apa yang dikatakan baik dan
apa yang dikatakan buruk dalam arti asusila. Oleh karena itu, pembiasaan merupakan
alat satu-satunya. Sejak dilahirkan anak-anak harus dilatih dengan
kebiasaan-kebiasaan dan perbuatan-perbuatan yang baik, seperti dimandikan dan
ditidurkan pada waktu tertentu, diberi makan dengan teratur dan sebagainya.
Pengawasan
Di atas telah dikatakan bahwa
pembiasaan yang baik membutuhkan pengawasan. Pengawasan itu penting sekali
dalam mendidik anak. Tanpa pengawasan berarti membiarkan anak berbuat
sekehendaknya anak tidak akan dapat membedakan yang baik dan yang buruk, tidak
mengetahui mana yang seharusnya dihindari atau tidak senonoh dan mana yang
boleh dan harus dilaksanakan, mana yang membahayakan dan mana yang tidak.
Tetapi pendapat para ahli didik
sekarang umumnya, sependapat bahwa pengawasan adalah alat pendidikan yang
penting dan harus dilaksanakan, biarkan secara berangsur-angsur anak itu harus
diberi kebebasan. Pendapat yang akhir ini mengatakan bukankah kebebasan itu
yang dijadikan pangkal atau permulaan pendidikan, melainkan kebebasan itu yang
hendak diperoleh pada akhirnya.
Perintah
Perintah bukan hanya apa yang keluar
dari mulut seseorang yang harus dikerjakan oleh orang lain. Melinkan dalam hal
ini termasuk pula peraturan-peraturan umum yang harus ditaati oleh anak-anak.
Tiap-tiap perintah dan peraturan dalam pendidikan mengandung norma-norma
kesusilaan, jadi bersifat memberi arah atau mengandung tujuan ke arah peraturan
susila.
Larangan
Di samping memberi perintah, sering
pula kita harus melarang perbuatan anak-anak. Larangan itu biasanya kita
keluarkan jika anak melakukan sesuatu yang tidak baik, yang merugikan, atau
dapat membahayakan dirinya.
Ganjaran
Ganjaran adalah salah satu alat
pendidikan yang untuk mendidik anak-anak supaya anak dapat merasa senang karena
perbuatan atau pekerjaannya mendapat penghargaan. Pendidik bermaksud suapaya
dengan ganjaran itu anak menjadi lebih giat lagi usahanya untuk mempertinggi
prestasi yang telah dicapainya untuk bekerja atau berbuat lebih lagi.
Hukuman
Hukuman
adalah alat pendidikan yang tidak lepas dari sistem kemasyarakatan serta
kenegaraan yang berlaku pada waktu itu, dengan kata lain hukuman adalah
penderitaan yang diberikan atai di timbulkan dengan sengaja oleh seseorang.[4]
Kesimpulan
alat pendidikan berperan penting dalam proses belajar mengajar untuk mewujudkan tujuan penddikan yang sesuai dengan harapan.
peran alat pendidikakn perlu dikembangkan secara
optimal agar menunjuang kelancaraan proses
pendidikan.
Alat pendidikan adalah langkah-langkah yang diambil demi kelancaran proses pelaksanaan pendidikan. Jadi
alat pendidikan itu berupa usaha dan perbuatan yang secara kongkrit dan tegas
dilaksanakan, guna menjaga agar proses pendidikan bisa berjalan dengan lancar dan berhasil. Namun secara umu, alat pendidikan adalah segala sesuatu yang digunakan untuk mencapai tujuan pendidikan.
Daftar Pustaka
Indrakusuma Amir . 1973. Pengantar
Ilmu Pendidikan. Surubaya : Usaha Nasional
Maimunah Binti. 2009. Ilmu pendidikan. Yogyakarta : Teras
Nurmadinah.
2016. Media Pendidikan. Jurna al-Afkar. Vol. V No. 1.l
Purwanto Ngalim, 1994. Ilmu Pendidikan Teoritis & Praktis, Bandung : PT. Remaja Rosda Karya.
[4] Purwanto Ngalim. Ilmu Pendidikan Teoritis & Praktis. (Bandung : PT. Remaja Rosda Karya, 1994) hlm.121
Tidak ada komentar:
Posting Komentar