DASAR-DASAR PENDIDIKAN
(Filosofis, Psikologis, Sosiologis, Ekonomis,
Yuridis)
Faizhal Dawam Rifqi Maulana
Institut Agama Islam Negeri Madura
E-mail : Kakrifky303@gmail.com
Abstrak
Landasan
pendidikan secara singkat dapat dikatakan sebagai tempat bertumpu atau dasar
dalam melakukan analisis kritis terhadap kaidah-kaidah dan kenyataan (fakta)
tentang kebijakan dan praktik pendidikan (Moeliono, 1989; Soedomo, 1989/1900).
Kajian analisis kritis terhadap kaidah dan fakta tersebut dapat dijadikan titik
tumpu atau dasar dalam upaya penemuan kebijakan dan praktik pendidikan yang
tepat guna dan berniai guna. Dengan kata lain, dapat dikatakan bahwa landasan
pendidikan merupakan dasar bagi upaya pengembangan kependidikaan dalam segala
aspeknya.
Kata Kunci : Filosofis, Psikologis,
Sosiologis, Ekonomis, Yuridis
Pendahuluan
Landasan pendidikan, secara singkat dapat
dikatakan sebagai tempat bertumpu atau dasar dalam melakukan analisis kitis terhadap
kaidah-kaidah dan kenyatan (fakta) tentang kebijakan dan praktik pendidikan
(Soedomo, 1989/1990). Adapun asas pendidikan merupakan tumpuan cara berpikir
yang memberikan corak terhadap penyelenggaraan pendidikan (Tirtarahardja dan
sulo, 19784). Shubungan dengan pengertian
tersebut, maka landasan pendidikan terdiri dari landasan filosofis,
sosiologis, psikologis, ekonomis, dan yuridis.
Dengan menguasai materi ini dengan
baik, seseorang akan dapat menjadi guru yang baik, artinya, dengan penggunaan landasan
dan asas yang benar dalam kegiatan pendidikan, seseorang dapat jadi guru yang
kreatif, seseorang dapat jadi guru yang tidak sekadar meniru-niru saja cara
orang lain atau guru yang dia anggapn ideal, akan tetapi seseorang
menyelenggarakan kegiatan pendidikan sesuai dengan tuntunan berbagai landasan
dan asas pendidikan.
Pembahasan
1. Landasan Filosofis
landasan filosofis merupakan landasan
yang berkaitan dengan makna atau hakikat pendidikan, yang berusaha menelaah
masalah-masalah pokok dalam pendidikan, seperti apakah pendidikan itu, mengapa
pendidikan diperlukan, dan apa yang seharusnya menjadi tujuan pendidikan.
Sehubungan dengan itu, landasan filosofis merupakan landasan yang berdasarkan
atau bersifat filsafat. Sesuai dengan sifatnya, maka landasan menelaah sesuatu
secara radika, menyeuruh dan konseptual yang menghasilkan konsepsi-konsepsi
mengani kehidupan dan dunia.
2. Landasan Sosiologis
pendidikan
merupakan peristiwa sosial yang berlangsung dalam latar interaksi sosial.
dikatakan demikian, karena pendidikan tidak dapat diepaskan dari upaya dan
proses saling pengaruh memengaruhi antara yang individu yang teribat
didalamnya. dalam posisi yang demikian, apa yang dinamakan pendidik dan peserta
didik, menunjuk kepada dua istilah yang dilihat dari keududukannnya dalam
interaksi sosial. Artinya, siapa yang bertanggung jawab atas perilaku dan siapa
yang memiliki peranan penting dalam proses pengubahannya. Karena itu, proses
pendidikan sering kali sukar untuk menunjukkan siapa yang menjadi pendidik dan
siapa yang menjadi peserta didik secara permanen, karena keduanya dapat saing
berubah fungsi kedudukannya.
Menurut Ardhan (1986) secara sosiologis perlu
dikaji 4 bidang:
1.
Hubungan sistem pendidikan dengan berbagai aspek
kemasyarakatan, yang mencakup a) fungsi pendidikan dalam kebudayaan, b)
Hubungan sistem pendidikan dan proses kontrol sosial dengan sistem kekuasaan
yang menentukan kebijakan pendidikan, c) Hubungan pendidikan dengan kelas sosial
atau sistem status, d) Fungsionalisasi sistem pendidikan dalam hubungannya
dengan ras, kebudayan, atau kelompok-kelompok dalam masyarakat.
2.
Hubungan kemanusiaan di sekolah.
3.
Pengaruh sekolah terhadap perilaku anggotanya, yang
mencakup a) Peranan sosial guru b) Sifat
kepribadian guru c) Pengaruh kepribadian d) Fungsi sekolah dalam sosialisasi
peserta didik.
4.
Interaksi antara kelompok sosial sekolah dan kelompok lain
dalam komunitas, yang meliputi a) Lukisan tentang komunitas seperti yang tampak
pengaruhnya terhadap organisasi sekolah b) Analisis tentang proses pendidikan
dalam hubungannya dengan sistem sosial setempat, dan c) Faktor demografi dan
ekologi dalam hubungannya dengan organisasi sekolah.
3. Landasan Psikologis
pendidikan
selalu melibatkan yang namanya aspek kejiwaan manusia. Oleh sebab itu, landasan
psokologis merupaklan salah satu landasan yang penting dalam pendidikan.
landasan psikologis pendidikan tertuju kepada pemahaman manusia, khusunhya
berkenaaln dengan proses belajar manusia.
pemahaman terhadap peserta didik, terutama sekali yang berhubungan denga
aspek kejiwaaan, merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam pendidikan. oleh
karena itu, hasil kajian dan penemuan psikologi sanga diperlukan penerapannya,
pengetahuan tentang aspek-aspek pribadi, urutan dan ciri-ciri pertumbuhan
setiap aspek, dan konsep tentang cara-cara paing tepat untuk pengembangan
kepribadian.
4. Landasan Ekonomi
manusia
pada umumnya tidak bisa lepas dari kebutuhan ekonomi. sebab kebutuhan dasar
manusia membutuhkan ekonomi. orang tidak mampu pun memerlukan uang untuk
mengisi perutnya dan sekadar berteduh di waktu malam. dengan demikian,
pembahasan tentang ekonomi tidak hanya menangkut orang kaya, tetapi semua
orang, termasuk dunia pendidikan yang ditekuni.
perkembangan
ekonomi makro berpengaruh pula dalam bidang pendidikan. cukup banyak orang yang
kaya sudah mau secara sukarela menjadi bapak angkat agar anak-anak dari orang
tidak mampu bisa bersekolah. perkembangan lain yang menggembirakan di bidang
pendidikan adalah terlaksanannya sistem ganda daam pendidikan, yaitu kerja sama
antara sekoah dengan pihak usahawan daam proses belajar mengajar para siswa
adalahberkat kesadaran para pemimpin perusahaan atau industri akan pentingnya
pendidikan.
implikasi
lain dari keberhasilan penbangunan ekonomi secara makrol adalah munculnya
sejumlah sekolah unggul. inti tujuan pendidikan ini adalah membentuk mental
yangb positif atau cinta terhadap prestasi, cara kerja, dan hasil kerja yang
sempurna. tidak menolak pekerjaan kasar, menyadari akan kehidupan yang kurang
beruntung dan mampu hidup dalam keadaan apapun.
Kesimpulan
Dalam dunia pendidikan terdapat beberapa
landasan atau dasar, dimana dasar tersebut merupakan titik tumpu dalam
penentuan kebijakan dan praktik pendidikan. Diantara dari sekian dasar atau
landasan pendidikan ialah 1) filosofis 2) sosiologis 3) psikologis 4) ekonomis
5) yuridis. Dimana dari beberapa dasar tersebut hahruslah di terapkan dan
diaplikasikan dengan benar dalam kegiatan pendidikan.
Daftar Pustaka
Syafril, Zen Zelhendri. 2017. Dasar-dasar Ilmu
Pendidikan. Depok : Prenada Media.
Maimunah
Binti. 2009. Ilmu Pendidikan.. Yogyakarta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar